Melodi Keinsafan


Image

 

 

Bismillahirrahmanirrahim..

 

Sungguh, sayup-sayup ia terasa

Desiran ombak itu seolah-olah memukul,

Menghambat diri yang sering terbuai dalam indahnya nafsu di fatamorgana laut biru

 

Kicauan burung itu seolah-olah menegur

Supaya beringat-ingat bahawa kita khalifah harapan umat

Bukannya ‘orang-orang’ yang didirikan tegak di sawah terbentang

Bahkan akulah pemuda, khalifah perintis sebuah megahnya sejarah keagungan

  

Allah..

Telah lama aku larut dalam amannya negeri ini,

Telah lama aku lena dalam empuknya nuansa mewah duniawi,

Malah, semakin mabuk dalam rakusnya tegukan gelas keinginan diri,

 

Aku kata tidak tega mendengar lolongan mereka.

Yang memanggil-manggil agar ditunjukkan pada mereka sinar terang yang jelas gemilang

Aku kata tidak sanggup melihat mereka,

Yang menyapa-nyapa supaya ditunjukkan cahaya.

Tika kegelapan menutupi sinar jalannya.

  

Allah..

Tapi, seringkali aku hanya mampu melihat,

Menonton, dan menyaksikan sakit peritnya panorama ini.

Sandiwara dunia yang kian meracuni generasi ini

Digenggam, dicengkam, malah hampir ditikam pemikirannya.

Jiwanya rapuh pada jati diri, hatinya gersang dari indah kalam Tuhannya

 

Sungguh, aku bukanlah bayang-bayang yang munculnya ketika ada cahaya.

Bahkan aku lah cahaya yang diperlukan setiap ketika.

Cahaya yang membawa erti syumul indahnya cahaya Islam sebenar

Adakah aku masih ragu?

Mengapa perlu ada sangsi?

 

Ya,akulah khalifah yang perlu sedar apa adanya,

Usah lagi terleka dalam masyhur pujian dan kesenangan.

Usah merasa senang dalam kesenangan yang  tidak berpanjangan

Bangunlah, muhasabahlah seketika

Sejauh mana telah aku ikhlaskan diri dalam bekerja?

Sejauh mana telah aku yakin akan percaturan-Nya?

 

Adakah aku lupa, akan sejarah baginda?              

Ketika dikelilingi pemuda yang bukan calang-calang peribadinya.

Saidina Ali, Mus’ab bin Umair, Tariq bin Ziyad,  Muhammad al-Fateh

Mereka telah lama membuktikannya,

jiwa raganya terlalu mahal untuk diberikan harga.

Adakah aku hanya sekadar mahu membaca kisah-kisah lama?

Tanpa ada sedar dalam ertinya makna kata ibrah sebenar?

 

Ingatlah wahai diri,

Kebangkitan Islam itu hanya akan bermula dari jiwa-jiwa

yang benar-benar kenal pada Tuhannya.

 

Eratkanlah ukhuwah , sepadukanlah gandingan tangan ini

Agar Islam dimartabat dalam gemilangnya sebuah rantai perjuangan

Usah hanya bermegah-megah berfantasi mengimpi-impi

Tetapi realitikanlah sebuah fantasi agar ia menjadi pasti.

 

sumber gambar :http://cupy-moslem.blogspot.com

 

Posted on 26 September 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: